Puisi – Jika Tiba Saatnya

In Puisi 87 views

Jika tiba saatnya
Manusia akan dibangkitkan dari tidurnya
Berkumpul di lapangan yang luasnya bernar-benar tak terkira
Itulah saatnya
Akan ditanyakan empat perkara
Umurmu kau habiskan untuk apa
Masa mudamu sampai habis dan tua kau pakai untuk apa
Hartamu kau dapatkan dari mana
dan kau belanjakan untuk apa

Saat itu pula
Karena menunggu putusan perkara
Tentang surga atu neraka
Manusia akan merasa sangat payah tersiksa
Karena matahari di dekatkan di atas kepala
Ada yang berkeringat sampai paha, dada, mata bahkan hingga menenggelamkannya
Semua tergantung dari dosa ketika dia di dunia
Lalu mereka menemui empat ulul azmi yang mulia
Agar memintakan safaat Tuhan kepada mereka
Tapi semua berkata yang sama
Kami semua pernah berbuat dosa
Dan pada hari ini Tuhan telah bernar-bernar murka tak terkira
Keempat-empatnya menyarankan agar mendatangi yang kelima, Kholilulloh dan penutup para Anbiya

Mereka pun bergegas pergi untuk meminta
Muhammad Rasul yang mulia pun setuju dengan mereka
Lalu naik ke atas Arsyi menghadap Tuhan Yang Esa
Syafaat pun diminta
Dengan kemurahaaNya
Syafaat diberikan terutama untuk umat Muhaammad agar masuk ke surga dalam urutan pertama
Selanjutnya nabi terdahulu, umatnya dan pembelanya
Begitulah kisah yang tersirat dalam Hadis yang mulia
Lewat sabda Rasul penutup Anbiya

Judul: Jika Tiba Saatnya
Oleh: Suhardi
Rawangkawo-Riau 1 Juli 2009

Tags: #puisi islami #puisi kiamat #puisi waktu

Puisi – Senja Menjelang Malam
Judul: Senja Menjelang Malam Oleh: Zuprie Em
Puisi – Aku Melihat Bara Dimatamu
Judul: aku melihat bara dimatamu Oleh: Muhamad
Puisi – Aku Rindu Kau
Judul: Aku Rindu Kau Oleh : Karyadi
Puisi – Setapak Jalan Dulu
jalan setapak yang terlupakan terkapar dibakar matahari
Puisi – Pada Suatu Petang
Judul: Pada Suatu Petang Oleh: Aprinol Zikri

Leave a reply "Puisi – Jika Tiba Saatnya"


Top