Puisi Jendral Gatot : Tapi Bukan Kami Punya

In Puisi 152 views

= Tapi Bukan Kami Punya =
.
Sungguh Jaka tak mengerti
Mengapa ia dipanggil polisi
Ia datang sejak pagi
Katanya akan diinterogasi
.
Dilihatnya Garuda Pancasila
Tertempel di dinding dengan gagah
Terpana dan terdiam si Jaka
Dari mata burung garuda
Ia melihat dirinya
Dari dada burung garuda
Ia melihat desa
Dari kaki burung garuda
Ia melihat kota
Dari kepala burung garuda
Ia melihat Indonesia
.
Lihatlah hidup di desa
Sangat subur tanahnya
Sangat luas sawahnya
TAPI BUKAN KAMI PUNYA
.
Lihat padi menguning
Menghiasi bumi sekeliling
Desa yang kaya raya
TAPI BUKAN KAMI PUNYA
.
Lihatlah hidup di kota
Pasar swalayan tertata
Ramai pasarnya
TAPI BUKAN KAMI PUNYA
.
Lihatlah aneka barang
Dijual belikan orang
Oh makmurnya
TAPI BUKAN KAMI PUNYA
.
Jaka terus terpana
Entah mengapa
Menetes air mata
Air mata itu IA YANG PUNYA
***
.
Masuklah petinggi polisi
Siapkan lakukan interogasi
Kok Jaka menangis?
Padahal ia tidak bengis?
.
Jaka pemimpin demonstran
Aksinya picu kerusuhan
Harus didalami lagi dan lagi
Apakah ia bagian konspirasi?
Apakah ini awal dari makar?
Jangan sampai aksi membesar?
.
Mengapa pula isu agama
Dijadikan isu bersama?
Mengapa pula ulama?
Menjadi inspirasi mereka?
.
Dua jam lamanya
Jaka diwawancara
Kini terpana pak polisi
Direnungkannya lagi dan lagi
.
Terngiang ucapan Jaka
Kami tak punya sawah
Hanya punya kata
Kami tak punya senjata
Hanya punya suara
.
Kami tak tamat SMA
Hanya mengerti agama
Tak kenal kami penguasa
Hanya kenal para ulama
.
Kami tak mengerti
Apa sesungguhnya terjadi
Desa semakin kaya
Tapi semakin banyak saja
Yang BUKAN KAMI PUNYA
.
Kami hanya kerja
Tapi mengapa semakin susah?
Kami tak boleh diam
Kami harus melawan
Bukan untuk kami
Tapi untuk anak anak kami
***
.
Pulanglah itu si Jaka
Interogasi cukup sudah
Kini petinggi polisi sendiri
Di hatinya ada yang sepi
.
Dilihatnya itu burung garuda
Menempel di dinding dengan gagah
Dilihatnya sila ke lima
Keadian sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
.
Kini menangis itu polisi
Cegugukan tiada henti
.
Dari mulut burung garuda
Terdengar merdu suara
Lagu Leo kristi yang indah
Salam dari Desa
Terdengar nada:
“Katakan padanya padi telah kembang
Tapi BUKAN KAMI PUNYA”
.
Mei 2017
Puisi itu dibaca Jenderal Gatot pada acara Rapimnas Golkar 2017
di Hotel Novotel , Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (22/5/2017).
Dalam kesempatan itu, Jenderal Gatot memberikan arahan dan materi tentang kesatuan dan keamanan bangsa.

Tags: #kebangsaan #nkri #puisi

Puisi – Senja Menjelang Malam
Judul: Senja Menjelang Malam Oleh: Zuprie Em
Puisi – Aku Melihat Bara Dimatamu
Judul: aku melihat bara dimatamu Oleh: Muhamad
Puisi – Aku Rindu Kau
Judul: Aku Rindu Kau Oleh : Karyadi
Puisi – Setapak Jalan Dulu
jalan setapak yang terlupakan terkapar dibakar matahari
Puisi – Pada Suatu Petang
Judul: Pada Suatu Petang Oleh: Aprinol Zikri
Puisi – Di Depan Kaca Dunia
Judul: Di Depan Kaca Dunia Oleh: Aprinol

Leave a reply "Puisi Jendral Gatot : Tapi Bukan Kami Punya"


Top