Puisi – Dustakah Jika Aku Berpaling

Judul: Dustakah Jika Aku Berpaling Oleh: Noor M.A Dustakah aku.. Ketika wajah ini ku palingkan.. Diam.. Kutengadahkan hasta ini.. Masih mengharap cintamu.. Yang tak pernah terhapuskan.. Muram.. Dalam penantian tak kian henti.. Kukatakan rindu

Puisi – Kau Telah Pergi

Judul: Kau Telah Pergi Oleh: Peeaiiamm kini hatiku hampa kini hatiku sepi tanpa kau ada disisi aku tak tahu apa hatimu masih milikku tak ada lagi tawamu tak ada lagi kasih sayangmu tinggalkan smwa

Puisi – Teruntukmu Sahabatku

Terkadang aku pun merasakan hal yang sama.. Melihatmu dari sisi yang berbeda… Mengingatmu dan masa yang telah kita lewati… Doaku hanya satu.. Beri kami kesempatan, atau tolong lepaskan semuanya dengan baik.. Selamanya kau adalah

Kumpulan Pantun Indonesia Raya

inilah pantun-pantun tanpa sampiran Karena yang terburuk sudah sangat telanjang Inilah pantun-pantun hanya sampiran Karena setiap isi tidak boleh diungkapkan Inilah syair pantun-pantunan Untuk pelipur lara koran-koran yang ngumpet di balik kegelapan Untuk para

Kumpulan Pantun Melayu

Melayu itu orang yang bijaksana Nakalnya bersulam jenaka Budi bahasanya tidak terkira Kurang ajarnya tetap santun Jika menipu pun masih bersopan Bila mengampu bijak beralas tangan Melayu itu berani jika bersalah Kecut takut kerana

Top