Author: Bangfad

Puisi – Senja Menjelang Malam

Judul: Senja Menjelang Malam Oleh: Zuprie Em Selalu kucoba pertahankan hatiku Layaknya karang dihempas debur ombak Namun, tak ayal bagiku, rasa rindu itu Begitu berat menjelma dalam kalbu Keindahan yang pernah terangkai begitu rupa

Puisi – Aku Melihat Bara Dimatamu

Judul: aku melihat bara dimatamu Oleh: Muhamad hilman Aku Melihat Bara diMatamu ketika Kudaki bara matamu Lalu kau padaku Mawar memudar Bersenandung di warna mekar Kutarik tirai mantramu Hingga kidungnya tergelincir Disela mata Aku

Puisi – Aku Rindu Kau

Judul: Aku Rindu Kau Oleh : Karyadi (Ahmad Suaidi Muharrom) Dulu kau sangat arif Dulukau sangat kharismatik Dulu kau sangat yudikatif Dulu kau sangat normatif Dulu kau bermoral Dulu kau beradab Dulu kau membawa

Puisi – Setapak Jalan Dulu

jalan setapak yang terlupakan terkapar dibakar matahari semak belukar di kedua tepi berlomba menghapusnya? Amuk belalai badai membantai, gemuruh Beribu guruh menyerbu, cambuk petir mengamuk, Dan berjuta panah hujan susul-menyusul Menggempur gempar jalan ku

Puisi – Pada Suatu Petang

Judul: Pada Suatu Petang Oleh: Aprinol Zikri Dan di petang ini Dengan kesepian yang masih sama Aku duduk di dekat jendela Melepas pandangan ke halaman yang tlah mulai gersang Disinilah ku memulai hidup yang

Top