Perjalanan Pulang

In Cerita Pendek 605 views

Terimakasih adalah kata terakhir yang mampu ku lontarkan, ku bisikkan pada kawan “kesempatan bukan untuk di siakan”.

Hatiku menangis melihat haru dan kesedihan yang membelenggu, hingga tak mampu lagi ku teteskan air mata dihadapannya. Hal terindah yang ku miliki, disaat aku bersamanya dalam alunan cinta dan kasih. Kutatap matanya yang berkaca, seakan berkata “jangan tinggalkan aku sayang”. kusentuh pipi merahnya yang hangat, dan ku belai setiap helaian rambutnya.

Senyuman yang sudah ku siapkan menambah luka dihatinya, semakin deras air mata membanjiri pipinya. ku usap dengan lembut dan terulang kata “jangan tinggalkan aku sayang”.

Hatiku menagis, melihat puluhan kawan merasa kehilangan. Kesedihan yang juga larut dalam hati ayah dan bunda membuatku tersenyum dalam buaian sang kekasih. Pelukan yang hangat adalah kado terindah sebelum aku pergi meninggalkan mereka.

Ingin rasanya ku kecup keningnya, karna bukan nafsulah yang membelengguku untuk mencintainya. Tangan mungilnya yang sedari tadi menggenggam tanganku membuat aku terus tersedu.

“Sampai kapan kau tak merelakan ku pergi?”

Nafas ku tersedak, membuat bunda membunyikan alarm memanggil suster yang merawatku. Tabung oksigen kembali ia bungkamkan ke mulutku.

Namun aku kini menolaknya, setelah sekian kali ku habiskan tabung-tabung oksigen. “Aku hanya ingin hirup udara segar !”

Dan kembali ku raih tangannya “Aku pergi sayang”.

Dengan hati-hati para malaikat membawa ku pergi dari hadapan mereka, ku pejamkan mata ini perlahan, ku taburkan senyum hangat ku pada semu orang terkasih.
Ku lambaikan tanganku dan berpamitan padanya.
Jangan rindukan aku sayang….

Sending by

Monday, February 9, 2009 9:22 AM

Tags: #cerita #cerita cinta #cerita pendek #cerpen #kisah cinta #Syair Cinta

Hiduplah dengan Mataku
“Aku pengen banget lihat indahnya dunia ini
Hijrahnya Kaum Muslimin Ke HABASYAH
Permusuhan dengan kaum kafir menyebabkan penderitaan dan
Kisah Nabi Adam. A.S
Setelah Allah s.w.t.menciptakan bumi dengan gunung-gunungnya, laut-lautannya
Sang Guru
Cerpen Humam S. Chudori Sumber: Suara Karya
Singa dan Tikus
Singa dan Tikus
Ini kisah fabel dua binatang yang tak
Cerpen : Saat Hati Mulai Mendua
Cerpen : Saat Hati Mulai Mendua
Saat Hati Mulai Mendua Karya Hairunnisa Ismail
  1. author

    Graduation Poems9 years ago

    Nice collection of poem for smaller and bigger also.
    After reading i love to write a poem.
    I write a one poem i post it next time for you.
    Thanks for inspiring me.

    Reply

Leave a reply "Perjalanan Pulang"


Top