Puisi – Ibu

Judul: Ibu Oleh: Ahmad Sholihin Ibu….. ketika ku mengingatmu ku terasa sepi karna jauh dari tempat tinggalmu jauhmu tak bisa menghapus atas jasamu yang sungguh mulia ku menerawang melalui sinar mentari yang menerobos celah bilik yang sempit anginpun menghantarkan rinduku pada ibu rindu yang

Puisi – Aku Tak Mengapa

Saya tak tahu mengapa Saya merasa agak melankolik malam ini Saya melihat lampu-lampu kerucut dan arus lalu lintas kota ini Dengan warna-warna baru Seolah-olah semuanya diterjemahkan dalam satu kombinasi wajah kemanusiaan Semuanya terasa mesra tapi kosong Seolah-olah saya merasa diri saya yang lepas dan

Puisi – Tergoda

Judul: Tergoda Oleh: Rizky Anggreini Aku tergoda… senyum yg begitu menggoda meluluhlantakkan sendi-sendi pertahanan ku… Aku tak percaya ini… Aku tak percaya bahwa apa yg menjadi prinsip ku, hancur luluh hanya karna senyuman itu…. Aku tergoda, benar-benar tergoda, saat dia mulai menatap mataku dengan

Puisi – Tanya Kenapa

Hai kamu Iya kamu yg bawa separuh nafasku Dada ini sesak Entah kenapa Hati ini terpukul entah kenapa Tapi saat mengingatmu Saat mengingat kita Semua seakan kembali Nafas yg tadi sesak pulih kembali Hati yg terpukul kembali reda Apakah kau ingat aku? Apakah kau

Puisi – Bunda

Sembilan bulan lamanya Rahim dalam berada Janin muda perut bunda Pengorbanan tiada sia Akhirnya aku lahir lahir juga Dunia baru berseru Pada diriku Waktu dulu Pada pangkuanmu Jasa sejagat Bercucuran keringat Masih tetap semangat Seiring kasih hangat Dalam dekapan hanyat Bunda Waktu terus berporos
Must read×

Top